Langsung ke konten utama

PIKATLAH HATI CALON PEMBELI LEWAT COVER BUKUMU!

 


Oleh: Toto Mulyoto

Resume ke-27

Gelombang: 28

Tanggal: 10 Maret 2023

Tema: Membuat Cover Buku Yang Menarik

Narasumber: Fajar Tri Laksono, M.Pd.

Moderator: Lely Suryani, S.Pd. SD.


Narasumber Hebat

Narasumber Hebat malam ini adalah Fajar Tri Laksono, M.Pd. yang lahir di Sidoarjo, 24 Februari 1981. Beliau sekarang tinggal di Perumahan Mutters Citra Graha, Sidoarjo. Beliau bisa dihubungi di nomer 0822 303 44 990

Pendidikan
  • Universitas Acibuana Surabaya S2 Texnologi Pendidikan 2012-2014
  • Universitas Negeri Surabaya S1 Pendidikan Teknik Mesin 2000-2006
  • Universitas Jember D-3 Teknik Mesin 1999-2000
  • SMA Negeri 13 Surabaya 1996-1999
  • SMP Negeri 16 Surabaya 1993-1996
  • SD Negeri 1 Kedurus - Surabaya 1987-1993

Pengalaman Kerja 

2007-sekarang SD Pembangunan Jaya 2 Sidoarjo 
        Guru 2007 - sekarang 
        Leader Kurikulum 2015-2016
        Leader Humas 2012-2015
        Leader Kesiswaan 2010-2012

2017-sekarang SPNF-SKB Kab. Sidoarjo 
        Tutor Pendidikan Kesetaraan

Pengalaman Organisasi

2017-sekarang APKS IGTIK PB. PGRI Pusat
2020-sekarang Humas dan Publikasi IKATAN GURU INDONESIA (IGI) Sidoarjo Wakil Ketua Bidang Pelatihan

Prestasi

2021 Juara 3 Tutor Pendidikan Kesetaraan tk. Nasional Direktorat Pend. Masyarakat dan Pend. Khusus
2019 Juara 1 Lomba Inovasi Teknologi Tepat Guna Badan Pemberdayaan Masyarakat - Sidoarjo 
2018 Excellent Teacher Program Short Course ke Belanda Program Apresiasi Prestasi Kemdikbud 
2018 Juara 1 Lomba Inovasi Pembelajaran tk. Nasional Ditjen PAUD-Dikmas - Kemdikbud
2018 Finalis Apresiasi GTK PAUD dan Dikmas tk. Nasional Kemdikbud 
2018 Juara 1 Apresiasi GTK PAUD dan Dikmas tk. Provinsi Diknas Jawa Timur 
2018 Juara 1 Apresiasi GTK PAUD dan Dikmas Kabupaten Diknas Sidoarjo
2017 Juara 1 Lomba Inovasi Pembelajaran tk. Nasional Kesharlindung Dikdas - Kemdikbud 
2017 Juara 1 Presenter Terbaik Seminar Nasional Kesharlindung Dikdas - Kemdikbud 
2017 Juara 1 Lomba Inovasi Teknologi Tepat Guna Badan Pemberdayaan Masyarakat - Sidoarjo 
2016 Juara 1 Lomba Gebyar Sains Nasional School Science Center Jakarta


Membuat Cover Buku Yang Menarik


Anies Baswedan (2015): Guru Mulia karena Karya


Sebaik-baiknya karya, tidak semua orang suka. Sejelek-jelek karya, tidak semua orang membenci. maka tetaplah berkarya, pasti akan ada orang yang menyukainya. Demikian pengantar dari narasumber.

Pasrah pada penerbit?

Cover yang baik bukan hanya harus eye catching, namun juga harus sesuai tema tulisan/isi buku, font dan gambar bagus dan lain lain. Hal lain yang juga tak kalah penting adalah "Tidak melanggar lisensi (karya orang lain)". Bila sebuah gambar diambil di google, misalnya,  bisa saja gambar itu memiliki hak cipta, Resiko bila kita menggunakannya tanpa izin adalah akan melakukan pelanggaran atas hak cipta karya orang lain.

Penerbit Buku yang bisa memberi harga murah murah, biasanya membayar murah juga kepada desainer cover, editor dan sebagainya sehingga kerja mereka pun bisa jadi kurang profesional. Salah satu contoh kerja yang kurang profesional itu adalah membuat cover secara serampangan, diantaranya dengan melanggar hak cipta.  Karenanya, bila pekerjaan desain diserahkan kepada penerbit, pastikan tidak ada pelanggaran hak cipta.

Salah satu solusi agar tidak melanggar hak cipta adalah berlangganan di market place untuk stok gambar, misalnya di shutterstock

Selain soal gambar, ada juga permasalahan jenis huruf  (font). Jenis-jenis font ada yang gratis seperti TNR, Arial, Monstrat Late Black dan lain-lain. Biasanya font ini disertakan dalam aplikasi (misalnya MS Word). Akan tetapi, ada juga jenis font yang komersial. Jenis font seperti ini harus diperoleh dengan cara membayar.

Jika penulis meminta pihak lain membuatkan cover bukunya, Penulis perlu membuat deskripsi isi buku dan deskripsi cover yang diinginkan agar disainer cover bisa membuatkan yang sesuai. Makin detil deskripsi yang diberikan, akan makin besar gambaran yang bisa diperoleh oleh desainer cover, sehingga akan makin dekat dengan keinginan si penulis.

Langkah-langkah membuat Cover:

1. Tentukan ukuran buku yang akan dibuat disain covernya
2. Baca brief design dan sinopsis dari penulis buku

Aplikasi yang dipakai untuk membuat cover diantaranya Photoshop dan Coreldraw, Kedua aplikasi ini bisa digunakan untuk mengedit gambar kemudian membentuknya sesuai dengan imaji disainer. Gambar yang berbentuk Vector bisa diedit (misal gambar kartun), tetapi gambar yang berupa Bitmap tidak bisa diedit.

Selain menggunakan / mengedit gambar yang sudah ada, bisa juga disain menggunakan bentuk yang lebih bebas dengan mengkustomisasi gambar asal. Untuk keperluan ini bisa digunakan photoshop atau  photolab (misalnya untuk membuat bentuk kartun dari foto yang ada)

Penasaran dengan hasil karya narasumber? Bisa dilihat di link berikut. Mau sekalian memesan cover buku juga bisa!

https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLScM_3x-izKN9wDB6r89-B9gPTsMBTAL5KRTmQxXrtycsUqSIw/viewform 


Contoh karya narasumber


Contoh karya narasumber







Komentar

Postingan populer dari blog ini

"MAN OF ACTION" IN ACTION!

  Oleh: Toto Mulyoto Resume ke-6 Gelombang: 28 Tanggal: 20 Januari 2023 Tema: Menulis Buku Mayor Dalam Dua Minggu Narasumber: Prof. Richardus Eko Indrajit Moderator: Aam Nurhasanah, S.Pd. "Man of Action" menurut kamus Oxford adalah " someone who prefers to do things rather than think about and discuss them ". Tema KBMN malam ini, Menulis Buku Mayor Dalam Dua Minggu, disampaikan oleh orang yang termasuk kategori "Man of Action". Narasumber ini lebih suka menerjunkan para peserta pelatihan langsung ke dunia kepenulisan tanpa banyak basa-basi. Targetnya jelas: membuat buku yang akan tembus ke penerbit dalam waktu singkat.  Inilah sepak terjang narasumber hebat malam ini, Prof. Eko Indrajit. Prof. Richardus Eko Indrajit (sumber wikipedia) Narasumber Hebat Prof. Dr. Ir. Richardus Eko Indrajit, M.Sc., M.B.A., M.Phil., M.A. (lahir 24 Januari 1969) adalah seorang tokoh pendidikan dan pakar teknologi informatika. Beliau banyak menulis buku serta jurnal yang telah d...

OM JAY DALAM PERSPEKTIF DUA "SI"

Om Jay (Dr. Wijaya Kusumah, M.Pd.) Pertama kali mengetahui adanya hamba Allah dengan panggilan "Om Jay" adalah dari guru sekaligus sahabat saya Deni Darmawan, seorang dosen yang berkiprah di Universitas Pamulang (UnPam) Banten. Ustadz Deni, demikian saya biasa memanggil beliau, nampaknya sangat terkesan dengan "kehebatan" Om Jay. Pada saat itu, saya belum tahu apa-apa tentang Om Jay, jadi saya merasa biasa saja dengan kesan-kesan Ustadz Deni. Sampai akhirnya saya bisa "menyaksikan" langsung "kehebatan" Om Jay yang sangat berkesan bagi Ustadz Deni. Itu terjadi ketika saya mengikuti Kelas Belajar Menulis Nusantara (KBMN) angkatan 28 yang diadakan oleh PB PGRI. Ternyata, oh, ternyata: Om Jay adalah founding father  dari kegiatan tersebut! Akhirnya saya bisa merasakan salah satu kehebatan Om Jay: kobaran semangat Om Jay dalam menularkan kegemaran menulis (dan membaca) kepada para peserta. Upaya beliau membakar semangat menulis para peserta ternyata t...

GAK KECEWA SAMA LAYANAN JNE???

Dulu, sekitar tahun 80an - 90an aku hanya mengenal TiKi (Titipan Kilat). Sering kulihat iklannya di majalah atau koran yang kubaca. Iklan TiKi yang kubaca di sebuah majalah bulanan (Juli 1984) Tak dinyana di tahun 2020an, terutama semenjak pandemi, aku berkenalan dengan JNE yang ternyata masih memiliki akar yang sama dengan TiKi.   Sekarang ini nampaknya memang bukan zamannya lagi beriklan di media cetak. JNE sudah punya akun-akun medsos yang bisa jadi media iklan. Ada IG, ada Tiktok, Ada Twitter, eh, udah jadi "X",,, Tangkapan layar IG JNE...follower hampir 2 juta! Mantaps! Partner Dalam Pengiriman Barang Interaksiku yang langsung, ternyata oh ternyata, adalah dengan JNE, bukan dengan TiKi. Aku menggunakan jasanya bukan hanya untuk mengirim barang-barang. Tetapi kami sekeluarga juga menerima kiriman barang via JNE. Soal mengirim barang itu ceritanya begini: Di masa pandemi istriku mencari tambahan penghasilan dengan menjadi penyalur buku dan ramuan herbal. Pembelinya keb...